Rabu, 08 Februari 2017

Love Mother

Ibu adalah orang yg sudah melahirkan kita ke dunia ini.Dengan segala beban,perjuangan dan tetes keringat yg sudah beliau keluarkan untuk mengeluarkan bayinya di dalam perut Ibu.Tidak ada satu pun yg dapat menggantikan posisi Ibu di hati kita.juga apa yang ibu keluarkan untuk kita.Namun apakah kita sebagai anak yang sudah dilahirakan,dimanjakan,dibesarkan.Kita tiak menyadari apa yang sudah diperjuangkan beliau agar anaknya tumbuh menjadi anak yang berbakti,menurut setiap perkataan dan berhasil apa sudah selama ini ibu inginkan.Juga tiada balas dalam melahirkan kiat kedunia dengan segala perjuangan beliau.apakah kita sebagai anak dapat memahami itu semua,segala apa yang beliau lakukan untuk kita ,walaupun sudah berbagai cara untuk ibu kita bahagia.
Mungkin kita tidak menyadari apa yang sudah beliau perjuangkan untuk melahikan kita memang pada saat itu situasinya agak berbeda dibandingkan segala peneritaan beliau dalam mengandung kita walaupun seringkali si anak selalu melakukan aktivitas,seperti menendang-menendang perut beliau sambil merasakan sakit akibat ulah perut kita.Lebih dari itu ibu,juga merasakan seluruh beban saat mengandung kita selma dalam perut.Beban yang dirasakan pada saat ibu sedang beraktivitas dalam berbagai hal seperti bekerja,memasak,dan sbg walaupun meski menahan beban dan rasa sakit saat mengandung kita pada saat itu.Seharusnya dengan itu semua kita dapat menyanyangi ibu membasuh kedua kakinya dengan air sebagai pengabdian anak yang tak akan pernah tergantikan oleh apa pun.Seringkali kita tidak pernah membayangkan,seperti kegelisahan yang pada saat itu sedang mengandung kita sebelum kita dilahirkan dalam rahimnya.Dengan sekuat tenaga beliau menahan penderitaan serta beban yang ditanggung demi seorang anak sedang dikandungnya dalam aktivitas apa pun.namun kegelisahan seorang ibu itu merupakan hal yang sangat berat,karena pada saat melahirkan itu sanagat cemas dengan keadaan anak sebelum akhirnya anak itu dapat dilahirkan sampai-samapai beliau tidak mencemaskan keadaannya sendiri.Melainkan beliau sangat mengutamakan keadaan anaknya dibandingkan kecemasa beliau tersebut.Sungguh kecemasan,atau pun segala kegelisahan yang pernah dialami ibu kita itu sangta besar dan berisiko terhadap keadannya pada saat itu.Ibu kita tidak peduli meskipun beliau harus mati hanya untuk menlong seorang yang dilahirkannya dari pada anaknya yang harus mati akibat anak nya yag tida di tertolong.
Oh ibu terima kasih atas segala semua yang sudah merawatku dan aku sangat bangga terhadapmu dan ibu aku sangat menyanyanmu.Terima kasih ibu:):):) :*:*:*............

2 komentar: